Minggu, 20 September 2026, September 20, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-20T05:53:07Z
Rutan Kelas IIA Batam

Razia Gabungan Lapas Cipinang, Tidak Ditemukan Narkoba dan Handphone di Blok Hunian


Jakarta, Timeskepri.com – Tidak ditemukan narkoba maupun handphone dalam razia gabungan di sejumlah blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jumat (18/9). Pengawasan juga diperluas melalui tes urine terhadap Warga Binaan dan petugas yang berdinas malam, sebagai langkah menjaga konsistensi ZERO HALINAR.  Razia melibatkan jajaran Pemasyarakatan bersama TNI, BNNK Jakarta Timur, serta unsur Polri termasuk Brimob, dan dimonitor langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta.  




Kepala  Lapas  Kelas I  Cipinang,  Dr.  Syarpani, menegaskan  hasil  tersebut  menjadi indikator positif, tetapi tidak boleh membuat kewaspadaan mengendur.  “Tidak  ditemukannya  narkoba  dan  handphone  tentu  menjadi  hasil  positif,  tetapi pengawasan tidak boleh berhenti. ZERO HALINAR harus terus dijaga melalui deteksi dini, pemeriksaan, dan evaluasi secara konsisten. Pengawasan berlaku menyeluruh, baik terhadap lingkungan hunian maupun jajaran petugas,” tegas Dr. Syarpani.  Dalam pemeriksaan, petugas gabungan menyisir kamar hunian, barang pribadi Warga Binaan, serta titik-titik yang menjadi sasaran pengawasan. Meski nihil narkoba dan handphone, sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian berupa kabel,  colokan,  dan  modifikasi  alat  pemanas  tetap  diamankan,  didata,  dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.  



Kontrol kemudian diperkuat melalui tes urine terhadap  puluhan Warga Binaan dan seluruh petugas yang sedang berdinas malam. Pemeriksaan terhadap kedua unsur tersebut  menegaskan  bahwa  pencegahan  narkoba  tidak  hanya  diarahkan  kepada Warga Binaan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan integritas petugas.  Kepala  Kantor  Wilayah  Ditjenpas  DK  Jakarta,  Wachid  Wibowo,  yang  memonitor langsung kegiatan menegaskan pentingnya kerja bersama dalam menjaga konsistensi ZERO HALINAR.  “ZERO HALINAR membutuhkan integritas dan kerja bersama. 




Sinergi dengan TNI, Polri, BNN, dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat melalui langkah nyata, mulai dari deteksi dini hingga pencegahan setiap potensi gangguan keamanan,” tegas Wachid.  Kepala  BNNK  Jakarta  Timur,  Kombes  Pol.  Almas  B.  Arrasuli,  S.Kom.,  turut menekankan  pentingnya  kolaborasi  berkelanjutan  dalam  mencegah  peredaran narkoba. Menurutnya, pemeriksaan bersama dan tes urine menjadi bagian dari deteksi dini  untuk  mempersempit  potensi  masuk  dan  beredarnya  narkoba  di  lingkungan Pemasyarakatan.  Razia gabungan ini sekaligus menguatkan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi  dan  Pemasyarakatan  Tahun  2026,  khususnya  pemberantasan  peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. Bagi Lapas Cipinang, hasil nihil narkoba dan handphone bukan titik akhir pengawasan, melainkan penguat  untuk  terus  menjalankan  deteksi  dini,  evaluasi,  dan  pengendalian  secara konsisten guna menjaga lingkungan yang aman dan kondusif bagi pembinaan Warga Binaan. (sta)   Jakarta, 18 September  2026 Tim Komunikasi Publik Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang 

(Sumber : rilis lapas I Cipinang/tob)